Hello world!

Tentu! Berikut adalah rangkuman dari istilah-istilah piring yang digunakan dalam dunia restoran atau acara formal, lengkap dengan ukuran dan penjelasan untuk setiap jenis piring.


1. Show Plate

  • Ukuran: 30-35 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring besar yang digunakan untuk tampilan visual atau presentasi makanan sebelum dipindahkan ke piring makan tamu. Tidak digunakan untuk makan langsung, hanya untuk dekorasi dan keindahan penyajian di meja makan.

2. Charger Plate

  • Ukuran: 32-35 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring besar yang digunakan sebagai alas untuk piring lainnya. Tidak digunakan untuk makan, hanya untuk mempercantik tampilan meja makan dan memberi kesan elegan. Piring utama akan ditempatkan di atas charger plate.

3. Service Plate

  • Ukuran: 30-32 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring besar yang digunakan oleh pelayan untuk membawa makanan ke meja tamu. Tidak digunakan untuk makan, melainkan untuk memindahkan hidangan dari dapur ke meja. Ini sering digunakan dalam penyajian kursus makan dalam acara formal atau perjamuan.

4. Dinner Plate

  • Ukuran: 26-28 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring utama yang digunakan untuk hidangan utama dalam acara makan formal. Piring ini lebih besar dan datar, digunakan untuk menyajikan hidangan seperti daging, sayuran, nasi, pasta, atau hidangan utama lainnya.

5. Salad Plate

  • Ukuran: 20-22 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring yang lebih kecil dari dinner plate, digunakan untuk menyajikan salad. Biasanya digunakan di restoran atau acara formal sebagai hidangan pembuka sebelum hidangan utama.

6. Bread Plate

  • Ukuran: 15-18 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring kecil yang digunakan untuk menyajikan roti atau butter. Ditempatkan di sisi kiri piring utama, berfungsi untuk roti atau camilan kecil lainnya selama makan.

7. Soup Plate

  • Ukuran: 24-26 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring yang lebih dalam dan lebih tinggi, digunakan untuk menyajikan hidangan berkuah seperti sup atau stew. Memiliki sisi yang lebih tinggi untuk menampung cairan dengan baik tanpa tumpah.

8. Appetizer Plate

  • Ukuran: 20-22 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring kecil yang digunakan untuk hidangan pembuka (appetizer). Biasanya digunakan untuk hidangan ringan yang disajikan sebelum hidangan utama, seperti canapé atau tapas dalam acara formal.

9. Dessert Plate

  • Ukuran: 18-22 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring kecil yang digunakan untuk hidangan penutup (dessert). Biasanya digunakan untuk menyajikan kue, mousse, puding, atau es krim setelah hidangan utama selesai.

10. Tasting Plate

  • Ukuran: 18-20 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring kecil yang digunakan untuk menyajikan porsi kecil dari berbagai hidangan dalam menu degustasi. Digunakan dalam restoran yang menawarkan tasting menu, di mana tamu dapat mencicipi berbagai jenis hidangan dalam satu sesi.

11. Fish Plate

  • Ukuran: 30-35 cm (panjang, biasanya oval)
  • Penjelasan: Piring berbentuk oval atau lebih panjang, digunakan untuk menyajikan hidangan ikan atau hidangan laut lainnya. Piring ini lebih besar daripada dinner plate dan dirancang agar ikan atau hidangan laut lainnya bisa ditempatkan dengan rapi.

12. Steak Plate

  • Ukuran: 28-30 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring besar yang digunakan untuk menyajikan steak atau hidangan daging lainnya. Biasanya, steak plate lebih berat dan tebal, dirancang untuk menjaga makanan tetap hangat dan memberikan kesan mewah pada penyajian daging.

13. Platter

  • Ukuran: 35-40 cm (panjang)
  • Penjelasan: Piring besar yang digunakan untuk menyajikan hidangan dalam jumlah banyak atau hidangan yang dibagi bersama. Misalnya, hidangan panggangan, buffet, atau hidangan keluarga.

14. Sushi Plate

  • Ukuran: 20-25 cm (panjang)
  • Penjelasan: Piring yang digunakan untuk menyajikan sushi atau sashimi. Sering ditemukan di restoran Jepang, piring ini bisa berbentuk panjang atau datar untuk menyajikan sushi secara rapi dan elegan.

15. Cheese Plate

  • Ukuran: 20-25 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring khusus untuk menyajikan keju. Sering disertai dengan pemisah untuk menaruh berbagai jenis keju, buah, dan crackers dalam acara perjamuan atau makan formal.

16. Caviar Plate

  • Ukuran: 12-18 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring kecil yang digunakan untuk menyajikan caviar. Piring ini biasanya dilengkapi dengan sendok kecil atau pemisah agar caviar bisa dinikmati dengan cara yang elegan dalam acara formal atau fine dining.

17. Canapés Plate

  • Ukuran: 15-20 cm (diameter)
  • Penjelasan: Piring kecil yang digunakan untuk menyajikan canapés atau tapas. Digunakan dalam acara koktail atau perjamuan kecil, piring ini membantu menyajikan makanan ringan agar tamu dapat menikmati sambil berdiri atau bersosialisasi.

Rangkuman Ukuran & Fungsi:

  • Piring Besar:
    • Charger Plate (32-35 cm), Service Plate (30-32 cm), Dinner Plate (26-28 cm), Platter (35-40 cm), Fish Plate (30-35 cm).
    • Digunakan untuk hidangan utama, penyajian kursus, atau hidangan yang dibagi bersama.
  • Piring Kecil:
    • Salad Plate (20-22 cm), Appetizer Plate (20-22 cm), Dessert Plate (18-22 cm), Cheese Plate (20-25 cm).
    • Digunakan untuk hidangan pembuka, penutup, atau camilan.
  • Piring Dalam:
    • Soup Plate (24-26 cm), Steak Plate (28-30 cm).
    • Digunakan untuk hidangan berkuah atau hidangan berat yang membutuhkan piring lebih tebal dan tahan panas.
  • Piring Khusus:
    • Tasting Plate (18-20 cm), Sushi Plate (20-25 cm), Caviar Plate (12-18 cm), Canapés Plate (15-20 cm).
    • Digunakan untuk menyajikan porsi kecil, makanan khusus (seperti sushi atau caviar), atau hidangan ringan dalam acara perjamuan.

Setiap jenis piring ini memiliki fungsi yang sangat spesifik dalam dunia fine dining dan perjamuan formal, dengan desain dan ukuran yang membantu menciptakan pengalaman makan yang elegan dan terstruktur.

One comment

Tinggalkan Balasan ke A WordPress CommenterCancel Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *